Blueberry adalah tanaman yang tergolong dalam genus Vaccinium. Tanaman ini berasal dari Amerika bagian utara. Buah blueberry berwarna hijau pucat ketika belum matang, kemudian berubah menjadi ungu ketika sudah matang. Buah tersebut biasanya memiliki diameter 5-16 mm, dan memiliki semacam mahkota di bagian bawah. Terdapat beberapa spesies blueberry yang lazim dikonsumsi, antara lain Vaccinium angustifolium, Vaccinium virgatum, Vaccinium elliottii, dan Vaccinium corymbosum. Biasanya blueberry dijual dalam bentuk segar, atau dalam bentuk olahan, seperti jus, buah beku, buah kering, atau dibuat selai.Komponen yang ada dalam blueberry, Pterostilbene, menunjukkan efek yang menstimulasi protein reseptor yang ada dalam sel, yang berperan penting dalam menurunkan kolesterol dan lemak tubuh lainnya. Kerja Pterostilbene ini, mirip dengan kerja dari obat penurun kolesterol, Ciprofibrate. Ciprofibrate ini efektif dalam menurunkan kolesterol dalam darah, tapi dapat menimbulkan efek samping seperti nyeri otot dan mual pada beberapa orang. Sedang blueberry, yang bekerja pada reseptor sel hati sebagai target kerjanya, akan bekerja lebih akurat. Sehingga efek sampingnya juga lebih kecil. Dalam penelitian ini juga tidak ditemukan adanya efek samping.
Blueberry (Vaccinum corymbosum) memiliki kandungan potasium. Di dalam tubuh potasium mampu mengontrol tekanan darah sehingga baik untuk penderita hipertensi. Potasium juga membantu memulihkan fungsi ginjal, tempat dimana gejala hipertensi dimulai. Zat besi yang tinggi di dalam blueberri sangat baik dikonsumsi wanita, mengingat wanita memerlukan banyak zat pembentuk darah. Blueberry mengandung berbagai zat gizi, contohnya beberapa mineral (mangan, kalsium, fosfor, besi, kalium, dan seng), vitamin B1, B2, B3, dan B6, vitamin C, vitamin E, vitamin K, serta karbohidrat dan lemak. Patut dicatat di sini bahwa kandungan mangan dan vitamin K buah blueberry ini cukup tinggi sehingga dapat memenuhi kebutuhan harian akan keduanya yakni sebesar 20% dan 24% masing-masingnya. Selain itu blueberry juga mengandung antosianin, suatu pigmen tanaman yang bersifat antioksidan. Telah dibuktikan bahwa kandungan antosianin, proantosianidin, resveratrol, flavonol, dan tanin yang terkandung dalam buah blueberry mampu menghambat perkembangan sel kanker dan inflamasi (radang) secara in vitro
0 comments:
Post a Comment
Terima Kasih Kunjunganya jangan lupa sertakan link anda dan nantikan kunjungan balik saya ^_^