Anggur Terutama yang berwarna merah dan cokelat kehitaman mengandung ratusan senyawa flavonoid yang berguna sebagai anti oksidan atau peggempur radikal bebas. Jus anggur dapat menurunkan kolesterol jahat (LDL) dari dalam tubuh, selain itu kandungan mineral boron-nya. dapat mempertahankan kadar kenormalan estrogen dalam darah wanita yang mengalami menoupose, sehingga dapat memperlambat terjadinya keropos tulang (osteoporosis). Kadar gula yang tinggi pada anggur dapat menghasilkan energi dengan cepat sehingga anggur dianjurkan bagi yang ingin memulihkan energi tubuh dengan segera, tapi tidak dianjurkan bagi penderita diabetes.
Sedangkan Biji anggur baik untuk mencegah stroke karena mengandung endungeoned pycnogenol, zat penguat kologen yang bisa melenturkan pembuluh darah (anti aging), kata ahli kesehatan gizi masyarakat Institut Pertanian Bogor (IPB), Ali Khomsan, di Jakarta, Rabu. Menurut Ali, bertambah tua usia manusia, pembuluh darahnya akan semakin rapuh dan rentan terjadi penyumbatan yang menyebabkan stroke maupun penyakit jantung koroner. Pycnogenol berfungsi untuk melenturkan pembuluh darah yang rentan terjadi pembekuan. Hasil penelitian Ali, zat pycnogenol tersebut banyak terdapat pada biji anggur, baik anggur lokal maupun impor dari beberapa negara lain. “Yang terjadi selama ini, masyarakat kalau makan buah anggur justru dibuang bijinya, padahal manfaatnya luar biasa bagi kesehatan,” kata dia.
Biji anggur juga bersifat lebih lunak dibanding biji lombok, sehingga tidak akan membahayakan kesehatan usus seperti usus buntu dan lainnya.”Satu-satunya biji yang bisa membuat usus buntu hanyalah biji lombok karena sifatnya keras dan tidak bisa dicerna oleh tubuh,” kata dia.
Sementara itu, kulit anggur juga sangat kaya akan flavonoid yaitu zat yang mampu menghalau radikal bebas, karena kulit anggur mengandung zat oksidan lebih tinggi dibanding dengan vitamin

0 comments:
Post a Comment
Terima Kasih Kunjunganya jangan lupa sertakan link anda dan nantikan kunjungan balik saya ^_^